Ada pertanyaan? Jangan Sungkan!
10 Perbedaan Skripsi, Tesis, dan Disertasi

10 Perbedaan Skripsi, Tesis, dan Disertasi

Rifainstitute – Dalam perjalanan akademik, pemahaman yang komprehensif mengenai perbedaan antara skripsi, tesis, dan disertasi adalah hal yang penting. Mengetahui perbedaan ini menjadi kunci bagi mahasiswa jenjang S1, S2, dan S3 untuk memahami persyaratan kelulusan dan tingkat kedalaman penelitian yang diharapkan.

1. Jenjang Pendidikan

Perbedaan antara skripsi, tesis, dan disertasi yang pertama adalah dari jenjang pendidikannya, berikut penjelasan lengkapnya:

  • Skripsi: Skripsi merupakan tugas akhir yang dibuat untuk meraih gelar sarjana (S1).
  • Tesis: Tesis merujuk pada karya ilmiah jenjang magister atau pascasarjana (S2).
  • Disertasi: Disertasi adalah karya tulis ilmiah mahasiswa yang sedang mengejar gelar doktor (S3).

2. Permasalahan yang Diangkat

Perbedaan antara skripsi, tesis, dan disertasi yang pertama adalah dari permasalahan yang diangkatnya, berikut penjelasan lengkapnya:

  • Skripsi: Skripsi mengangkat masalah yang berbasis pada pengalaman empirik dan bersifat relatif dangkal.
  • Tesis: Tesis juga dapat berdasarkan pengalaman empirik, tetapi memiliki kedalaman dan unsur teoritis yang lebih kuat.
  • Disertasi: Permasalahan yang diangkat dalam disertasi berangkat dari kajian teoritis dengan dukungan fakta empirik, sehingga sangat mendalam dan spesifik.

3. Proses Penulisan

Perbedaan antara skripsi, tesis, dan disertasi yang pertama adalah dari proses penulisannya, berikut penjelasan lengkapnya:

  • Skripsi: Mahasiswa skripsi biasanya mendapatkan bimbingan intensif dari pembimbing, dengan penulis yang bertanggung jawab sekitar 60 persen dari keseluruhan penulisan.
  • Tesis: Proses penulisan tesis mengharuskan penulis lebih mandiri, dengan peran penulis mencapai sekitar 80 persen dari keseluruhan penulisan.
  • Disertasi: Mahasiswa S3 yang membuat disertasi bertanggung jawab sekitar 90 persen atas penulisan ilmiah tersebut, dengan sedikit pendampingan dari pembimbing.
Baca Juga:  S2 Tanpa Syarat Tesis di 5 Universitas Luar Negeri Terbaik

4. Bobot Ilmiah Karya Tulis

Perbedaan antara skripsi, tesis, dan disertasi yang pertama adalah dari bobot ilmiah karya tulisnya, berikut penjelasan lengkapnya:

  • Skripsi: Skripsi memiliki bobot ilmiah pada tingkat rendah hingga sedang.
  • Tesis: Tesis memiliki bobot ilmiah sedang hingga tinggi, dengan pengembangan teori dan penelitian yang lebih mendalam.
  • Disertasi: Disertasi memiliki bobot ilmiah tertinggi, dan mahasiswa diharuskan untuk menemukan teori baru atau terobosan lain untuk memperkaya bidang studinya.

5. Cara Pemaparan

Perbedaan antara skripsi, tesis, dan disertasi yang pertama adalah dari cara pemaparannya, berikut penjelasan lengkapnya:

  • Skripsi: Pemaparan dalam skripsi biasanya bersifat deskriptif.
  • Tesis: Tesis dipaparkan dengan pendekatan analitis dan deskriptif.
  • Disertasi: Pemaparan disertasi bersifat analitis dan benar-benar mengupas tuntas permasalahan yang diusung.

6. Model Analisis dan Jumlah Rumusan Masalah

Perbedaan antara skripsi, tesis, dan disertasi yang pertama adalah dari model analisis dan jumlah rumusan masalahnya, berikut penjelasan lengkapnya:

  • Skripsi: Skripsi biasanya menggunakan model analisis rendah hingga sedang, dengan jumlah rumusan masalah berkisar satu hingga dua.
  • Tesis: Untuk tesis, mahasiswa harus menemukan minimal tiga rumusan masalah dengan model analisis tingkat sedang hingga tinggi.
  • Disertasi: Disertasi mengandalkan model analisis tinggi dengan lebih dari tiga rumusan masalah.

7. Metode Statistik yang Digunakan

Perbedaan antara skripsi, tesis, dan disertasi yang pertama adalah dari metode statistik yang digunakannya, berikut penjelasan lengkapnya:

  • Skripsi: Metode statistik dalam skripsi mencakup uji kualitatif, uji deskriptif, uji statistik non-parametrik, dan sebagainya.
  • Tesis: Tesis kerap menggunakan metode statistik yang lebih kompleks seperti uji regresi ganda, multivariat, SEM, dan path analysis.
  • Disertasi: Metode serupa digunakan dalam disertasi, namun dalam cakupan yang lebih kompleks dan berbobot.
Baca Juga:  Cara Publikasi Jurnal di Portal Garuda

8. Jenjang Pembimbing dan Penguji

Perbedaan antara skripsi, tesis, dan disertasi yang pertama adalah dari jenjang pembimbing dan pengujinya, berikut penjelasan lengkapnya:

  • Skripsi: Mahasiswa skripsi bekerja dengan dosen pembimbing berjenjang magister.
  • Tesis: Tesis melibatkan pembimbing dan penguji dari doktor dan magister berpengalaman.
  • Disertasi: Mahasiswa disertasi bekerja dengan profesor dan doktor berpengalaman dalam peran pembimbing dan penguji.

9. Keaslian Penelitian

Perbedaan antara skripsi, tesis, dan disertasi yang pertama adalah dari keaslian penelitiannya, berikut penjelasan lengkapnya:

  • Skripsi: Skripsi dapat berupa replika penelitian yang sudah ada, tetapi mengangkat tempat berbeda.
  • Tesis: Tesis mengutamakan keaslian penelitian.
  • Disertasi: Disertasi harus mengandung penelitian yang benar-benar asli, belum pernah dilakukan sebelumnya, dengan pengembangan yang signifikan.

10. Publikasi Penelitian

Perbedaan antara skripsi, tesis, dan disertasi yang pertama adalah dari publikasi penelitiannya, berikut penjelasan lengkapnya:

  • Skripsi: Skripsi minimal memiliki 20 daftar pustaka dan dapat dipublikasikan dalam lingkup internal kampus dan nasional.
  • Tesis: Tesis harus memiliki minimal 40 daftar pustaka, dan hasil penelitiannya sebaiknya dipublikasikan dalam skala nasional.
  • Disertasi: Disertasi harus mengandung minimal 60 daftar pustaka agar dapat dipublikasikan secara nasional maupun internasional.

Pemahaman yang mendalam mengenai perbedaan antara skripsi, tesis, dan disertasi adalah kunci kesuksesan dalam menyelesaikan tugas akhir dalam perjalanan akademik. Dengan memahami karakteristik unik dari masing-masing jenis karya tulis ini, mahasiswa dapat mengarahkan penelitian mereka dengan lebih tepat dan efektif sesuai dengan jenjang pendidikan yang mereka tempuh. Selamat menempuh perjalanan akademik Anda! Rifainstitute

Jangan lupa ikuti kami di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Layanan Kami

Order Layanan Cepat