Ada pertanyaan? Jangan Sungkan!
Cara Menulis Abstrak untuk Artikel Jurnal Ilmiah

Cara Menulis Abstrak untuk Artikel Jurnal Ilmiah

Rifainstitute – Abstrak adalah bagian penting dari artikel jurnal ilmiah. Abstrak adalah ringkasan singkat yang menjelaskan tujuan, metode, hasil, dan kesimpulan dari penelitian. Abstrak bertujuan untuk menarik minat pembaca dan memberi gambaran umum tentang isi artikel. Abstrak juga membantu mesin pencari seperti Google untuk mengindeks dan menampilkan artikel Anda di halaman hasil pencarian.

Namun, menulis abstrak yang baik tidaklah mudah. Anda harus mampu menyampaikan informasi penting dengan cara yang jelas, ringkas, dan menarik. Anda juga harus memperhatikan kriteria SEO (Search Engine Optimization) agar abstrak Anda dapat meningkatkan peringkat artikel Anda di Google. Berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda gunakan untuk menulis abstrak yang SEO friendly.

1. Lakukan riset kata kunci

Kata kunci adalah istilah atau frasa yang digunakan oleh pengguna untuk mencari informasi di internet. Kata kunci juga merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi peringkat artikel Anda di Google. Oleh karena itu, Anda harus mengetahui kata kunci apa yang relevan dengan topik penelitian Anda dan diminati oleh audiens Anda.

Anda dapat menggunakan alat seperti Google Keyword Planner, Ubersuggest, atau cmlabs Keyword Tool untuk mencari kata kunci yang sesuai. Anda dapat memilih kata kunci yang memiliki volume pencarian tinggi, persaingan rendah, dan relevansi tinggi dengan topik Anda. Anda juga dapat memilih kata kunci panjang (long tail) yang lebih spesifik dan kurang bersaing.

2. Sisipkan kata kunci di tempat yang tepat

Setelah Anda menentukan kata kunci yang akan Anda gunakan, Anda harus menyisipkannya di tempat yang tepat di dalam abstrak Anda. Tempat yang tepat adalah di awal, tengah, dan akhir abstrak. Anda juga dapat menambahkan variasi atau sinonim dari kata kunci Anda untuk menghindari pengulangan yang berlebihan.

Baca Juga:  Panduan Praktis Menulis Daftar Pustaka dari Jurnal dengan Gaya APA

Anda harus memastikan bahwa kata kunci Anda terintegrasi dengan alami dan tidak mengganggu kualitas dan keterbacaan abstrak Anda. Anda juga harus menghindari penggunaan kata kunci yang berlebihan atau keyword stuffing yang dapat merusak reputasi artikel Anda di mata Google.

3. Ikuti struktur abstrak yang baku

Abstrak yang baik harus mengikuti struktur yang baku yang mencakup empat elemen utama, yaitu:

  • Latar belakang: Anda harus memberikan konteks atau alasan mengapa Anda melakukan penelitian ini. Anda dapat menyebutkan masalah, gap, atau pertanyaan yang ingin Anda jawab melalui penelitian ini.
  • Metode: Anda harus menjelaskan metode atau pendekatan yang Anda gunakan untuk melakukan penelitian ini. Anda dapat menyebutkan jenis penelitian, desain penelitian, sampel, instrumen, prosedur, dan teknik analisis yang Anda gunakan.
  • Hasil: Anda harus menyajikan hasil atau temuan utama dari penelitian Anda. Anda dapat menyebutkan statistik, tabel, grafik, atau angka yang mendukung hasil Anda. Anda juga dapat menyebutkan apakah hasil Anda sesuai atau tidak dengan hipotesis atau tujuan penelitian Anda.
  • Kesimpulan: Anda harus memberikan kesimpulan atau implikasi dari hasil penelitian Anda. Anda dapat menyebutkan kontribusi, rekomendasi, atau saran untuk penelitian selanjutnya yang berkaitan dengan topik Anda.

Anda harus menulis setiap elemen ini dengan singkat dan jelas. Anda juga harus menggunakan kalimat yang aktif, konkret, dan spesifik. Anda harus menghindari penggunaan singkatan, akronim, atau istilah teknis yang tidak umum. Anda juga harus menghindari penggunaan referensi, kutipan, atau catatan kaki di dalam abstrak.

4. Perhatikan panjang dan format abstrak

Panjang dan format abstrak dapat bervariasi tergantung pada jenis jurnal, bidang ilmu, atau pedoman penulisan yang digunakan. Namun, secara umum, panjang abstrak berkisar antara 150 hingga 300 kata. Anda harus memastikan bahwa abstrak Anda tidak terlalu panjang atau terlalu pendek. Anda juga harus memastikan bahwa abstrak Anda sesuai dengan batasan kata yang ditentukan oleh jurnal atau konferensi yang Anda tuju.

Baca Juga:  5 Contoh Jurnal Ilmiah, Definisi, Ragam, dan Manfaatnya

Format abstrak juga dapat bervariasi tergantung pada jenis abstrak yang Anda gunakan. Ada dua jenis abstrak yang umum digunakan, yaitu abstrak deskriptif dan abstrak informatif. Abstrak deskriptif hanya memberikan gambaran umum tentang isi artikel tanpa menyebutkan hasil atau kesimpulan. Abstrak informatif memberikan informasi lengkap tentang isi artikel termasuk hasil dan kesimpulan.

Anda harus memilih jenis abstrak yang sesuai dengan tujuan dan sasaran artikel Anda. Anda juga harus mengikuti format yang ditentukan oleh jurnal atau konferensi yang Anda tuju. Anda dapat menggunakan font, ukuran, spasi, margin, dan gaya penulisan yang sesuai dengan pedoman penulisan yang berlaku.

5. Revisi dan perbaiki abstrak Anda

Langkah terakhir dalam menulis abstrak yang SEO friendly adalah merevisi dan memperbaiki abstrak Anda. Anda harus memeriksa kembali abstrak Anda untuk memastikan bahwa tidak ada kesalahan ejaan, tata bahasa, atau tanda baca yang dapat mengurangi kualitas dan kredibilitas abstrak Anda. Anda juga harus memeriksa kembali abstrak Anda untuk memastikan bahwa tidak ada informasi yang salah, tidak relevan, atau tidak penting yang dapat menyesatkan pembaca.

Anda dapat menggunakan alat seperti Grammarly, Hemingway, atau ProWritingAid untuk membantu Anda mengoreksi dan mengedit abstrak Anda. Anda juga dapat meminta bantuan dari teman, kolega, atau editor profesional untuk memberikan masukan atau saran untuk memperbaiki abstrak Anda. Anda harus memastikan bahwa abstrak Anda sudah sempurna sebelum Anda mengirimkannya ke jurnal atau konferensi yang Anda tuju.

Jangan Lupa Ikuti Kami di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Layanan Kami

Order Layanan Cepat