Ada pertanyaan? Jangan Sungkan!
Stategi Pengembangan Karir Dosen

Stategi Pengembangan Karir Dosen

Pada artikel kali ini akan membahas mengenai beberapa strategi penting dalam pengembangan karir dosen. Untuk itu simak pembahasannya dibawah ini.

Dengan berbagi manfaat dari kepemilikan jabatan fungsional tinggi, maka tidak ada alasan bagi dosen untuk tidak berusaha mengembangkan karir akademiknya.

Memang akan susah dan sekalipun bisa menjadi lektor kepala dan guru besar. Perjuangan dosen tidak bisa berhenti, karena tugas-tugas dosen semakin kompleks dan wajib ditunaikan.

Belum lagi dengan adanya fakta dimana dosen mendapatkan kewajiban untuk membayar pajak dan gaji tunjangan yang diperoleh.

Banyak dosen yang memilih mundur menjadi lektor kepala dan guru besar, karena merasa gaji belum seberapa namun sudah kena pajak dalam persentase yang lumayan.

Padahal, dosen sejatinya adalah pembelajar dan dituntut profesional. Adapun pajak, tentu menjadi sebuah bukti bahwa dosen adalah warga negara yang baik dan taat aturan.

Sekaligus menghendaki pembangunan di tanah air bisa maksimal dan berjalan lancar. Selain itu, dosen masih bisa mencari sumber pemasukan tambahan yang tidak kena pajak.

Belum lagi dengan berbagai manfaat akademik yang didapatkan dosen jika berhasil menjadi guru besar.

Strategi Penting Pengembangan Karir Dosen

Nah berikut ini merupakan beberapa strategi yang bisa anda terapkan, diantaranya:

1. Aktif Bertanya

Ada pepatah mengatakan bahwa “malu bertanya sesat dijalan”. Dosen yang cenderung diam rentan salah jalan dalam mengembangkan karir.

Apalagi aturan atau kebijakan dalam dunia dosen sendiri mudah sekali berubah dan diubah oleh pemerintah.

Baca Juga:  Jasa Studi Kelayakan: Memastikan Keberhasilan Usaha Anda

Sehingga dosen harus rajin bertanya supaya update informasi dan aturan terkini supaya tidak tersesat dan segera sampai ke puncak karir.

Harus bertanya ke siapa? Bisa ke siapa saja, bisa ke dosen lain yang lebih senior atau bisa juga ke dosen satu angkatan untuk sharing informasi, dan tentunya bisa juga dengan Tim PAK yang mendalami pengembangan karir para dosen.

2. Mengetahui Alur Administrasi dan Operator Kampus

Strategi penting pengembangan karir dosen tidak bisa terlepas dari pemahaman tentang alur administrasi.

Jadi, dalam mengajukan kenaikan jabatan fungsional dosen harus paham bagaimana tahapan administrasinya.

Mulai dari syarat kelengkapan administrasi, alur pengajuan, proses penilaian, sampai SK diputuskan untuk naik jabatan fungsional atau sebaliknya, karena dinilai belum memenuhi syarat. Sehingga dosen perlu mempelajari aspek ini untuk meminimalkan kekeliruan.

3. Memahami Panduan Penilaian Angka Kredit Dosen

Dosen juga memiliki kewajiban untuk membaca dan memahami isi PO PAK yang menjadi panduan dalam mengembangkan karir akademik dosen. Dalam PO PAK disebutkan detail persyaratan yang harus dipenuhi.

Syarat ini perlu diketahui tidak hanya sekedar angka kredit saja, melainkan juga unsur-unsur penyusunannya.

Dimana wajib seimbang antara tugas pokok dengan tugas penunjang dan tugas tambahan. Tugas pokok juga harus seimbang satu sama lain.

4. Cermat dalam Manajemen Waktu

Jika membahas mengenai strategi penting pengembangan karir dosen, maka akan memasukan manajemen waktu ke dalamnya.

Manajemen waktu penting untuk dikuasai dosen karena diketahui punya daftar tugas sangat panjang. Kadang kala tugas satu belum selesai sudah dikejar tugas lainnya, baru selesai tugas satu tugas berikutnya sudah menanti.

Begitu seterusnya dan tanpa manajemen waktu yang baik dijamin kewalahan. Sehingga akan ada banyak tugas yang terbengkalai, dosen kemudian tidak memenuhi BKD dan tidak bisa memaksimalkan pengembangan karir akademik.

Baca Juga:  Promo Kemerdekaan Menerbitkan Jurnal Secara Gratis !

Maka dari itu, dosen harus paham bagaimana mengatur waktu dan menjadi pribadi yang disiplin supaya semua tugas bisa diselesaikan.

Dengan menerapkan sejumlah strategi penting pengembangan karir dosen tersebut, maka proses pengembangan karir bisa lebih mudah.

Selain itu bisa memberi efisiensi waktu dan memperbesar peluang bisa menjadi guru besar sebelum menginjak usia kepala enam.

Akhir Kata

Mungkin cukup sekian pembahasan kali ini mengenai 4 strategi penting pengembangan untuk karir dosen, semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Layanan Kami

Order Layanan Cepat