Ada pertanyaan? Jangan Sungkan!
Tugas Tugas Asesor BKD

Tugas Tugas Asesor BKD

Pada artikel kali ini akan membahas mengenai pengertian dan apa saja tugas dari asesor BKD. Untuk itu simak pembahasannya dibawah ini.

Pengertian Asesor BKD

Asesor BKD adalah dosen yang mempunyai kewenangan dalam melakukan penilaian terhadap rencana dan laporan BKD.

Asesor khusus BKD biasanya terdiri dari tim yang berjumlah 2 orang yang diangkat dan ditugaskan berdasarkan SK Rektor, sehingga setiap perguruan tinggi mempunyai 2 asesor dari kalangan dosen untuk melaksanakan tugas-tugas asesor di BKD.

Seorang asesor memiliki tugas pokok mengecek laporan beban kerja dosen atau LKD yang saat ini sudah dilaporkan secara online.

Penilaian juga diberikan oleh asesor terhadap LKD tersebut, untuk menentukan apakah dosen yang LKD nya dinilai sudah memenuhi aturan atau belum.

Tugas penting ini membuat asesor wajib ada dan selalu dilakukan penyegaran setiap tahunnya. Artinya setiap tahun atau mungkin beberapa tahun sekali ada asesor-asesor baru untuk memeriksa LKD.

Selain itu, dengan tugas penting yang dimilikinya dalam memeriksa dan menilai isi LKD yang dilaporkan para dosen. Maka tidak sembarang dosesn bisa menjadi asesor LKD, sehingga terdapat sejumlah syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi.

Tugas Tugas Asesor BKD

Jika sudah memenuhi syarat dan kemudian lolos menjadi asesor BKD, maka dosen asesor akan melaksanakan tugas-tugas berikut ini.

1. Menilai RKD dan LKD

Tugas pertama asesor untuk BKD yaitu menilai RKD (Rencana Beban Kinerja Dosen), sekaligus menilai laporan kinerja dosen (LKD), sehingga RKD yang disusun dosen dinilia sudah sesuai ketentuan.

Sehingga dalam pelaksanaannya juga dijamin sesuai ketentuan yang ada. Hal ini akan memudahkan dosen yang mengirimkan RKD dalam melaksanakan tugasnya. Sekaligus bisa menyusun LKD sesuai ketentuan dan memenuhi standar.

Baca Juga:  10 Ide Bisnis Online Terbaru untuk Menghasilkan Uang

2. Memberikan Rekomendasi

Baik pada RKD ataupun LKD yang dikirimkan dosen yang sedang dinilai. Catatan ini tentu penting untuk membantu dosen pemilik BKD melakukan perbaikan, supaya sesuai dengan ketentuan. Tanpa catatan, dosen tersebut bisa bingung dan melakukan kesalahan berulang.

3. Memberi Keputusan Penilaian

Nilai asesor sendiri ada dua yaitu M yang artinya “Memenuhi” dan TM yang artinya “Tidak Memenuhi”. Bagi dosen yang memenuhi syarat dan memang ingin menjadi asesor untuk BKD maka bisa mengajukan diri.

Biasanya pembukaan pendaftaran asesor baru akan diumumkan menjelang pergantian tahun ajaran atau pergantian semester.

Agar siap menjadi asesor jangan lupa untuk mengikuti pelatihan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Lalu mempelajari dengan baik apa saja tugas dari seorang asesor, sehingga bisa memberikan penilaian yang menjunjung tinggi prinsip penilaian asesor BKD.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Layanan Kami

Order Layanan Cepat